Cegah Asam Urat, Berikut Makanan yang harus Dihindari dan Dikonsumsi saat Jalani Diet Rendah Purin

Penyakit asam urat bisa dicegah dengan cara melakukan diet dengan makanan rendah purin

Diet rendah purin
Diet rendah purin (pixabay)

GREGET.co.id – Asam urat adalah penyakit dengan kondisi nyeri yang tak tertahankan, bahkan sampai bisa mengalami pembengkakan, serta bisa ada rasa panas di area persendian. Sehingga dapat menyebabkan beberapa sendi terasa nyeri.

Sendi-sendi di tubuh bisa berisiko terkena asam urat, namun sendi yang paling sering diserang yaitu jari tangan, lutut, pergelangan kaki, sampai jari kaki. Biasanya memang penyakit asam urat dapat lebih mudah menyerang laki- laki, khususnya yang sudah berusia di atas 30 tahun.

Dilansir tim Greget.co.id dari laman Drugs.com, pada wanita, penyakit asam urat ini dapat muncul setelah terkena menopause. Rasa sakit yang dialami pengidap asam urat, dapat berlangsung selama rentang waktu 3-10 hari dengan perkembangan gejala yang begitu cepat dalam beberapa jam pertama.

Sering kali orang salah kaprah dan menyamakan penyakit asam urat dengan rematik. Padahal, rematik adalah istilah yang menggambarkan rasa sakit pada persendian atau otot yang mengalami peradangan.

Diet rendah purin adalah rencana makan berdasarkan makanan yang rendah kandungan purin. Purin adalah zat yang ditemukan dalam makanan dan diproduksi secara alami oleh tubuh. Purin dipecah oleh tubuh dan diubah menjadi asam urat.

Ginjal biasanya menyaring asam urat, dan keluar dari tubuh melalui urin. Namun, penderita asam urat terkadang mengalami penumpukan asam urat di dalam darah. Penumpukan asam urat ini bisa menyebabkan pembengkakan dan nyeri. Diet rendah purin dapat membantu mengobati dan mencegah serangan asam urat.

Baca juga: Berikut 6 Tips dalam Mengikuti Diet Rendah Purin, untuk Mencegah Penyakit Asam Urat

Baca juga: Kabar Baik! Ini Cara Alami Mengurangi Asam Urat Dalam Tubuh, Dijamin Tanpa Efek Samping

Berikut Makanan Rendah Purin:

  • Telur, kacang, dan selai kacang
  • Keju dan es krim rendah lemak dan bebas lemak
  • Susu skim atau 1%
  • Sup yang dibuat tanpa ekstrak daging atau kaldu
  • Sayuran yang tidak termasuk dalam daftar medium-purin di bawah ini
  • Semua jus buah dan buah
  • Roti, pasta, nasi, kue, roti jagung, dan popcorn
  • Air, soda, teh, kopi, dan coklat
  • Gula, permen, dan gelatin
  • Lemak dan minyak

Makanan apa yang harus Anda batasi?

A. Makanan purin sedang:

1. Daging: Batasi makanan berikut ini menjadi 4 hingga 6 ons setiap hari.

  • Daging dan unggas
  • Kepiting, lobster, tiram, dan udang

2. Sayuran: Batasi sayuran berikut menjadi ½ cangkir setiap hari.

  • Asparagus
  • Kol bunga
  • Bayam
  • Jamur
  • Kacang hijau

3. Kacang, kacang polong, dan lentil (dibatasi hingga 1 cangkir setiap hari)

4. Oat dan oatmeal (dibatasi hingga ⅔ cangkir mentah setiap hari)

5. Bibit gandum dan dedak (dibatasi hingga ¼ cangkir setiap hari)

B. Makanan tinggi purin: Batasi atau hindari makanan tinggi purin.

  • Teri, sarden, scallop, dan remis
  • Tuna, codfish, herring, dan haddock
  • Daging buruan, seperti angsa dan bebek
  • Daging organ, seperti otak, jantung, ginjal, hati, dan roti manis
  • Gravies dan saus yang dibuat dengan daging
  • Ekstrak ragi diambil dalam bentuk suplemen

Written by Yora

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0