Berita

[67] Korban Jiwa Gempa M 7,2 Bacan Bertambah Jadi 6 Orang

Korban tewas gempa magnitudo 7,2 pada Minggu (14/7) lalu bertambah. Kini tercatat sudah enam orang tewas akibat gempa yang berpusat di Pulau Bacan itu.

"Enam korban meninggal diidentifikasi BPBD setempat pascagempa M 7,2 yang terjadi pada Minggu (14/7) lalu," kata Plh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan persnya, Rabu (17/7/2019).


Baca juga: Gempa M 7,2 di Pulau Bacan: 2 Orang Tewas, 65 Kali Gempa Susulan
Dikatakannya, lima orang korban tewas karena reruntuhan bangunan. Sedangkah satu korban meninggal di pengungsian. Satu korban yang meninggal di pengungsian bernama Saima berusia 90 tahun, warga Nyonyifi, Kecamatan Bacan Timur.

Selain Saima, berikut adalah nama korban meninggal dunia :
1. Ibu Aisyah (54 tahun), asal Desa Ranga-Ranga, Gane Barat Selatan
2. Aspar Mukmat (20), Desa Gane Dalam, Gane Timur Selatan
3. Sagaf Girato (50), Desa Yomen, Joronga
4. Aina Amin (50), Desa Gane Luar Kec. Gane Timur Selatan
5. Wiji Siang (60), Desa Gane Luar Kec. Gane Timur Selatan

Bantuan logistik disalurkan BNPB kepada pengungsi korban gempa. Penyaluran bantuan disalurkan menggunakan satu unit helikopter Mi-8. Pesawat Hercules baru tiba di lokasi pada malam tadi (16/7) membawa bantuan. Selain menggunakan heli dan hercules, kapal juga digunakan untuk membawa bantuan.


Baca juga: BMKG soal Gempa Bali dan Pulau Bacan: Tak ada Kaitan, Pemicunya Beda
Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan telah membentuk pos komando (posko) penanganan darurat. TNI dan Polri mendirikan dapur umum dan dioperasikan Pemda, melayani 9 pos pengungsian di Kota Labuha. Masa tanggap darurat diberlakukan selama tujuh hari, dari 15 hingga 21 Juli 2019.


Simak Video "3 Korban Meninggal Dunia Pasca Gempa di Halmahera Selatan"

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "BNPB Kerahkan Drone, Pantau Kerusakan Gempa Halmahera Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
  • SHARE :