Berita

[52] Ombudsman Akan Panggil Walkot Tangerang dan Menkum HAM yang Ribut Gegara Tanah

Ombudsman menanggapi pertikaian antara Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dengan Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah yang berpangkal dari masalah tanah. Ombudsman mengatakan akan memediasi kedua belah pihak.

"Kami akan prioritaskan mengundang kedua belah pihak, silakan bertikai sampai pengadilan tapi pelayanan kepada masyarakat, jangan jadikan senjata," kata anggota Ombudsman Alvin Lie di acara 'ngopi bareng ombudsman' di Kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2019).

Baca juga: Ribut Menteri Yasonna vs Wali Kota Arief Wismanyah Gegara Tanah

Alvin menyayangkan pertikaian kedua tokoh negara ini kemudian berdampak dengan pelayanan publik di sekitar Tangerang. Ombudsman, kata dia, juga menaruh perhatian pada penghuni lapas di wilayah Tangerang yang terimbas dengan pertikaian tersebut.

"Ombudsman menyayangkan perbedaan pendapat ini, berdampak pada hak rakyat untuk dapatkan pelayanan publik yang layak. Kami khawatir bahwa bukan hanya penerangan jalan umum yang berdampak, pengambilan sampah dihentikan, dan jadi concern kami adalah penghuni lapas. Kalau sampahnya nggak diangkut, tentunya ini kondisi nggak layak untuk kesehatan narapidana," kata Alvin.

Baca juga: Putus Pelayanan untuk Kemenkum HAM Tangerang, Ini Penjelasan Wali Kota
Seperti diketahui, ribut-ribut antara Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah, dan Menkum HAM, Yasonna Laoly, bikin geger. Permasalahan yang berpangkal dari masalah tanah ini lalu berlanjut menjadi laporan ke polisi.

Tak hanya berlanjut menjadi laporan polisi, perseteruan ini juga berimbas pada pelayanan publik. Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah memutus pelayanan untuk fasilitas-fasilitas Kemenkum HAM di wilayahnya.

  • SHARE :