Ekonomi

[81] Hadeuh, Masih Ada Saja Orang Terjebak Pinjol Abal-abal

Hadeuh, Masih Ada Saja Orang Terjebak Pinjol Abal-abal

Blog Image

Jakarta - Kehadiran pinjam meminjam online atau fintech di era teknologi yang berkembang pesat tentu tidak bisa dihindari. Menjamurnya fintech di Indonesia sering menjadi masalah, meskipun di sisi lain juga jadi jawaban bagi masyarakat kecil yang membutuhkan pendanaan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menjadi pengatur sekaligus pengawas dunia keuangan sudah sering dibuat pusing hadirnya industri baru ini. Mulai dari banyaknya aduan dari masyarakat yang mengaku menjadi korban, hingga fintech-fintech bandel tak berizin.

Sudah sekitar 900 platform pinjol yang ditutup oleh OJK. Tetapi tetap saja mereka muncul lagi dengan nama yang berbeda.

Diduga maraknya pinjol abal-abal juga lantaran pasar di Indonesia yang masih sangat empuk. Banyak dari nasabah yang belum paham betul atas aturan mainnya. Sehingga mereka terjebak dalam 'lingkaran setan'

  • SHARE :