Gempa Terjadi di Mentawai Tercatat M 5,7, Berpusat di Laut

  • Share
Gempa Terjadi di Mentawai Tercatat M 5,7, Berpusat di Laut
Gempa Terjadi di Mentawai Tercatat M 5,7, Berpusat di Laut

GREGET.co.id – Hari ini terjadi gempa berkekuatan Magnitude 5,7 SR. Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (PVMBG) menerbitkan analisis gempa berkekuatan 5,7 SR 35 kilometer tenggara Tua Pejat, Mentawai, Sumatera Barat.

Menurut Andiani, Kepala Badan Geologi PVMBG Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, gempa terjadi di kedalaman 29 kilometer, berpusat di Samudera Indonesia, perairan barat Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

adp

“Karena letak dan kedalaman episentrumnya, gempa tersebut terkait dengan tenggelamnya Lempeng Indo-Australia di bawah Lempeng Eurasia. Ini merupakan gempa antar muka yang terjadi pada bidang gesekan antara kedua lempeng tersebut,” kata Andiani dilansir dari liputan6 Senin (3/5/2021).

Menurut Andiani, Pantai Barat Sumatera dipengaruhi oleh zona induksi lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia karena susunan tektoniknya. Akibatnya, kontribusinya terhadap tektonik di laut dan di daratan Pulau Sumatera.

Kepulauan Mentawai terletak berdekatan dengan sumber gempa dan terdiri dari batuan sedimen pra-Tersier dan Tersier.

“Wilayah barat Sumatera Barat yang didominasi oleh batuan sedimen Tersier dan Kuarter, serta batuan vulkanik Kuarter. Batuan Aluvium dan Kuarter merupakan jenis batuan muda yang bersifat urai dan memperkuat guncangan gempa,” kata Andiani.

Menurut BMKG, guncangan gempa dengan intensitas MMI III-IV dirasakan di Tuapejat, Kepulauan Mentawai. Sedangkan Padang, Indragiri Hilir, Pariaman, Payakumbuh, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, Solok Selatan, dan Sungai Penuh semuanya memiliki intensitas II-III MMI, seperti halnya Bukittinggi, Indragiri Hilir, Pariaman, Payakumbuh, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, Solok Selatan, dan

Menurut Andiani, gempa ini tidak mengakibatkan tsunami. Meskipun berpusat di laut, energinya tidak cukup untuk menimbulkan tsunami.

“Sampai tanggapan ini dibuat, belum ada informasi seberapa parah kerusakan gempa tersebut,” jelas Andiani.

Rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Geologi PVMBG Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk mendorong masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi yang diberikan oleh petugas BPBD setempat.

Selain itu, masyarakat tidak terprovokasi oleh tindakan yang tidak bertanggung jawab atas gempa dan tsunami. Namun, dia mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang berkekuatan lebih kecil.

  • Share