Jika Kamu Berkarir atau Wirausaha, Simak 7 Cara Membangun Mental Kaya Ini

Membangun Mental Kaya Bukan Untuk Terlihat Keren, Lebih dari Itu Hal Ini Bertujuan Agar Kamu Lebih tahan Banting dan Semangat Berusaha

Cara Membangun Mental Kaya
Cara Membangun Mental Kaya - Pexels

Greget.co.id – Jika kamu ingin menjadi orang kaya, maka pertama kali yang harus kamu bangun adalah mental kaya. Karena dengan mental kaya, maka kamu akan menjadi tahan banting, pantang menyerah, dan tidak akan mengemis harta. Berikut cara membangun mental kaya.

1. Lebih Baik Memberi Daripada Meminta, Jika Dikasih Ok

Hindari Meminta, Jika Diberi OK
Hindari Meminta, Jika Diberi OK – Pexels

Kebiasaan buruk pertama yang harus dihilangkan adalah kebiasaan meminta. Ada orang punya jabatan tinggi, kamu minta pekerjaan, ada orang baru dapat uang, kamu minta traktiran, dll. Kalau dikasih harus diterima untuk menghormati si pemberi.

Namun, kalau meminta itulah yang harus dihilangkan, karena orang kaya beneran tidak suka bekerja sama dengan orang yang suka meminta.

Baca Juga: Tak Perlu Kaya, 10 Kebiasaan Ini Dapat Membuat Hidupmu Lebih Bahagia

2. Jangan Mudah Menyerah

Jangan Mudah Menyerah
Jangan Mudah Menyerah – Pexels

Tanamkan jiwa semangat dan kuat, karena orang lemah adalah orang yang mudah menyerah. Dalam dunia usaha, gagal satu kali wajar, ditipu satu kali wajar. Namun, jika sudah gagal dan ditipu berkali-kali, itu yang harus diperhatikan. Apakah kamu orangnya seperti itu? penipu atau bermasalah dengan orang tua dan tuhan. Jika iya, maka harus dihilangkan terlebih dahulu.

3. Sekali-kali Traktir Orang Kaya

Sekali-kali Traktir Orang Kaya
Sekali-kali Traktir Orang Kaya – Pexels

Memang terlihat aneh, namun jika kamu mentraktir orang kaya, maka dipastikan orang kaya tersebut akan kagum dan menambah kepercayaannya kepada kamu. Nggak usah banyak-banyak, sebulan cukup dua atau tiga kali, maka kamu akan mendapat partner orang kaya yang potensial untuk membangun sebuah bisnis.

Baca Juga: 5 Hal Ini Sangat Penting Buat Kamu Yang Menginjak Usia 20an

4. Bangun Relasi yang Baik Dengan Orang Kaya

Bangun Relasi yang Baik Dengan Orang Kaya
Bangun Relasi yang Baik Dengan Orang Kaya – Pexels

Untuk membangun relasi dengan orang kaya, selain mentraktir orang kaya kamu juga harus masuk ke perkumpulannya seperti HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), REI (Real Estate Indonesia) atau kamu juga dapat masuk kedalam kelompok olahraga yang mayoritas diisi dengan orang kaya seperti bersepeda, tenis, jogging, gym, dll. Kenapa tidak golf? karena golf susah, golf itu temannya kalau bukan sepangkat dengan dia, dianya jarang mau.

5. Skill+Passion= Asset

Skill+Passion= Asset
Skill+Passion= Asset – Pexels

Mental kaya belajar cenderung dengan otodidak atau belajar dari pengalaman. Mereka tidak mau menunggu kesempatan yang datang, bagi mereka, kesempatan tersebutlah yang harus dikejar. Kebanyakan orang berpikir bahwa passion itu tidak harus diperjuangkan, yang penting pendidikan tinggi.

Namun berbeda dengan mental , mereka akan mencari cara agar passion mereka dihargai dan dapat dibayar. Oleh karena itu mereka akan bekerja keras sampai titik dimana orang tidak akan mau untuk melakukan hal tersebut.

6. Berpikir Positif dan Realistis

Berpikir Positif dan Realistis
Berpikir Positif dan Realistis – Pexels

Membangun mental kaya, memang harus diawali dengan mimpi terlebih dahulu, namun juga harus tetap realistis. Dengan mental kaya, kamu akan mengetahui bahwa percaya diri serta berpikir positif tidak akan menjamin kamu menjadi kaya.

Namun, hal tersebut tetap lebih baik dikarenakan pikiran yang berguna pasti akan menghasilkan sesuatu yang berguna pula.

Baca Juga: Kegagalan Bukan Akhir, Sebelum Berhasil 5 Tokoh Terkenal Ini Sempat Terpuruk

7. Belajar Dari Orang Kaya yang Rendah Hati

Belajar Dari Orang Kaya yang Rendah Hati
Belajar Dari Orang Kaya yang Rendah Hati – Pexels

Kamu harus belajar dari orang kaya namun mereka tetap rendah hati. Kamu dapat banyak belajar dari kepribadiannya, karena inilah yang dimaksud dengan kekayaan yang sesungguhnya yakni dimana seseorang memiliki segudang harta, namun mereka tetap merasa baik dan rendah hati.

Written by Andre Julianto

Penikmat Anime, Pecandu Informasi dan Pemuja Berhala Paruh Waktu