Kena Blacklist BI Checking? Ini Cara Menghapus Agar Nama Kembali Bersih di Bank Indonesia

0
56

GREGET.co.id – Berhutang memang bukan hal yang buruk, tetapi sebisa mungkin dalam hidup, kita harus menghindarinya. Namun bila terpaksa dan sudah terlanjur berhutang, harus segera dilunasi sebagai prioritas utama.

Tidak semua orang dapat terbebas dari hutang bahkan banyak yang terlanjur terjerat hutang bahkan tidak mampu untuk melunasi dan membayar cicilannya.

Bila ini terjadi, sampai tidak mampu membayar cicilan hutang khususnya di lembaga keuangan resmi. Maka nama kita akan masuk dalam daftar hitam atau blacklist BI Checking.

Bila sudah masuk blacklist BI Checking, maka nama kita tidak akan bisa mengajukan pinjaman apapun, mulai dari pinjaman kredit kepemilikan rumah atau KPR, pinjaman kredit kendaraan hingga pinjaman-pinjaman lain yang berhubungan dengan lembaga keuangan resmi.

Apa itu BI Checking

Menurut Bank Indonesia Informasi Debitur Individual (IDI Historis) biasa disebut dengan BI Checking merupakan produk/output yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Debitur (SID). IDI Historis mencakup informasi seluruh penyediaan dana dengan kondisi lancar dan bermasalah mulai dari Rp.1 keatas, serta menampilkan informasi mengenai historis pembayaran yang dilakukan dalam kurun waktu 24 bulan terakhir. Per 1 Januari 2018 sistem tersebut digantikan oleh SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) yang dikelola oleh OJK dimana tugas utama OJK terkait Perbankan sebenarnya adalah tugas Bank Indonesia sebelum terbentuknya OJK.

Tugas OJK dalam memberi informasi mengenai BI Checking diatur berdasarkan UU No 21 Tahun 2011 tentang OJK, disebutkan bahwa OJK memiliki tiga misi utama yaitu :

  1. Kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan;
  2. Kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal;
  3. Kegiatan jasa keuangan di sektor Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.

Dimana untuk melaksanakan tugas pengaturan dan pengawasan di sektor Perbankan sebagaimana dimaksud dalam UU No 21 Tahun 2011 tentang OJK, berwenang memberikan sistem informasi debitur untuk pengawasan mengenai kesehatan bank.

Penyebab Masuk BI Checking

Tahukah kamu kenapa nama kamu terkena BI Checking? Informasi debitur yang terkena BI Checking bisa dilihat di SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan), dimana data debitur diberikan Perbankan ke SLIK OJK. Jadi jika ada debitur yang mempunyai utang ke Bank dan sering terlambat membayar tagihan, apalagi tidak membayar utangnya, maka datanya akan langsung terrekam oleh SLIK OJK.

Bank akan memiliki catatan lengkap mengenai pembayaran cicilan dari setiap nasabah mereka, hal ini bisa menunjukkan lancar atau tidaknya pembayaran yang dilakukan oleh debitur terhadap pinjaman kreditnya. Di bawah ini adalah penggolongan kualitas kredit yang dibuat oleh bank:

Lama Tunggakan/DPD (Hari) Kolektibiltas Keterangan
0 1 Lancar
1-90 2 Dalam Perhatian Khusus
91-120 3 Kurang lancer
121-180 4 Diragukan
>180 5 Macet

Dilihat dari data diatas dapat dikatakan 3-5 adalah data kredit macet dimana akan terditeksi oleh SLIK OJK sebagai debitur bermasalah. Dapat dikatakan bahwa jika anda menunggak membayar cicilan ke Bank selama tiga bulan maka Anda tidak akan lolos BI Checking.

Apakah Ada Pemutihan BI Checking

Dalam aturan BI dan OJK tidak ditemukan masalah mengenai pemutihan kreditur yang terkena Blacklist BI, data nasabah yang bermasalah akan terus terekam di SLIK OJK jika nasabah yang bermasalah dengan perbankan belum menyelesaikan tunggakannya. Namun jika nasabah sudah melunasi tunggakan, biasanya akan langsung mendapatkan bukti pelunasan dari Bank berupa Surat Keterangan Lunas (SKL). Surat Keterangan Lunas (SKL) ini akan menjadi barang bukti yang dapat digunakan untuk menunjukkan bahwa status tunggakan yang pernah terjadi di masa lampau sudah benar-benar lunas, dan nama Anda kembali bersih dari blacklist BI.

Bagaimana Cara Menghapus BI Checking

Cara agar nama kita kembali bersih di Bank adalah dengan menyelesaikan semua tunggakan yang bersangkutan dengan Perbankan bersangkutan. Jika kita sudah menyelesaikan semua tunggakan maka kita akan mendapat bukti berupa Surat Keterangan Lunas (SKL), SKL ini akan menjadi barang bukti yang dapat digunakan untuk membersihkan kembali nama anda di BI.

Jika anda kesulitan untuk menyelesaikan tunggakan anda bisa meminta bantuan Perusahaan Jasa Manajeman Utang, Aplikasi LAW-GO adalah solusinya. LAW-GO membantu menyelesaikan masalah Kredit Macet Anda oleh Lawyer dengan menegosiasi dan memediasikan pada pihak bank agar tagihan Anda lunas dan atau bunganya tidak perlu dibayarkan. Dan bisa juga mendapat Potongan Harga/Diskon Tagihan. Kemudian Anda tidak ditagih dan diganggu Debtcollector.

Aplikasi LAW-GO secara Profesional menghubungkan Anda dengan Lawyer berpengalaman dan profesional demi kepentingan Hukum. LAW-GO membantu menegosiasikan dan memediasikan hutang Anda hingga masalah tuntas. Sehingga hutang Anda jauh lebih ringan dan nama baik Anda di Bank bisa bersih dari Blacklist BI.

Dasar Hukum

Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan
PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR : 1/ 7 /PBI/1999 TENTANG SISTEM INFORMASI DEBITUR
SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 18 /POJK.03/2017 TENTANG PELAPORAN DAN PERMINTAAN INFORMASI DEBITUR MELALUI SISTEM LAYANAN INFORMASI KEUANGAN
Undang-Undang No. 10 tahun 1998 Tentang Perbankan

Comments

0 comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here