Liga Eropa Inter Milan vs Bayer Leverkusen: 5 Alasan Inter Bisa Kalahkan Leverkusen

0
105
Inter Milan
Inter Milan

GREGET.co.id – Liga Eropa 2020 babak 8 besar malam ini akan mempertemukan wakil Italia, Inter Milan melawan wakil dari Jerman, Bayer Leverkusen. Pertandingan besok, Selasa 11 Agustus 2020 akan berlangsung di Venue Merkur Spiel-Arena pada pukul 02.00 WIB.

Pertandingan Inter vs Leverkusen ini diprediksi cukup berimbang. Keduanya merupakan tim yang berasal dari fase grup Liga Champions musim ini. Inter kalah bersaing dengan Barcelona dan Borussia Dortmund. Sedangkan Leverkusen kalah bersaing melawan Juventus dan Atletico Madrid.

Namun tidak sedikit yang memperkirakan Inter bisa mengalahkan Leverkusen nanti malam. Berikut ini 5 faktor yang bisa membuat Inter Milan menyingkirkan Leverkusen dan melaju ke semi final;

Ashley Young

Ashley Young bisa menjadi faktor yang penting bagi Inter Milan. Sejak bergabung dengan Inter Milan pada bursa transfer Januari 2020 lalu, Ashley Young langsung mendapat tempat di tim utama.

Secara teknis, Ashley Young adalah pemain yang sesuai dengan skema 3-5-2 racikan Antonio Conte. Dia punya crossing akurat dan mampu menyelesaikan peluang menjadi gol karena pernah berperan sebagai winger.

Namun, bukan faktor itu yang bisa membuat Ashley Young menjadi ‘monster’ untuk Leverkusen. Ashley Young punya pengalaman membawa Manchester United juara Liga Europa dan dia bisa membantu membangun mental Inter Milan.

Romelu Lukaku Tampil Tajam

Romelu Lukaku menemukan musim terbaiknya di Inter Milan, setelah gagal bersinar di Manchester United musim 2018/2019 lalu. Romelu Lukaku kembali menjadi pemain yang haus gol dan sangat tajam.

Romelu Lukaku begitu dimanjakan dalam skema bermain Inter Milan. Ashley Young dan Antonio Candreva siap melayaninya dengan umpan crossing. Romelu Lukaku punya tubuh dan kemampuan duel udara sangat baik.

Romelu Lukaku juga bisa melewati lawan dengan dribble-nya. Umpan terobosan dari Christian Eriksen dan Nicolo Barella bakal menjadi momen berbahaya jika ada Romelu Lukaku yang mengejarnya.

Penjagaan Ketat Kai Havertz

Kai Havertz telah menjadi pemain paling penting secara individu di Bayer Leverkusen. Serangan tim asuhan Peter Bosz sangat bergantung pada kreativitas dan ketajaman pemain 21 tahun.

Menghentikan Kai Havertz bukan perkara yang mudah bagi Inter Milan. Sebab, dia adalah pemain yang lengkap. Kai Havertz bisa mencari bola dari lini tengah atau menunggu di kotak penalti.

Namun, Inter Milan punya pemain bertahan dengan jam terbang tinggi seperti Diego Godin. Dia mungkin tidak secepat Kai Havertz, tetapi punya kemampuan membaca permainan dan gerak penyerang lawan dengan sangat baik.

Waspadai Sayap Leverkusen

Peter Bosz memakai formasi 4-2-3-1 sebagai pilihan utama. Selain Kai Havretz, pelatih asal Belanda itu juga bertumpu pada pemain sayap yang punya kecepatan tinggi di lini serang.

Nama seperti Leon Bailley dan Moussa Diaby menjadi andalan di sisi sayap. Keduanya masih muda, cepat, dan punya skill olah bola yang bagus. Tentu saja ini bisa membuat Inter Milan kelabakan.

Sebab, Inter Milan punya dua bek sayap yang sudah tua yakni Antonio Candreva dan Ashley Young. Harus ada pemain yang membantu tugas mereka. Stefan de Vrij, Milan Skriniar, Diego Godin atau Alessandro Bastomi harus tampil maksimal ketika dimainkan.

Supersub

Inter Milan punya kedalaman skuad yang cukup bagus pada musim 2019/2020. Faktor ini bisa menjadi kunci pada laga penting seperti melawan Bayer Leverkusen di babak perempat final.

Antonio Conte punya banyak opsi dari bangku cadangan. Misalnya, andai duet Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez tidak bekerja dengan baik, masih ada Alexis Sanchez yang bisa diandalkan.

Pemain asal Chile itu bisa menjadi supersub jika dibutuhkan. Apalagi, dia dalam motivasi yang besar usai dibeli secara permanen oleh Inter Milan. Performanya juga cukup bagus pada musim ini.

Comments

0 comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here