Masa Laluku Mungkin Akan Jadi Penghambat Hubungan Kita, Apakah Kau Siap?

Faktanya Memaafkan Tak Semudah Dalam Film Drama Korea!

Masa Lalu, Hubungan, Asmara, Curhat, Dosa Masa Lalu
Masa Laluku Mungkin Akan Jadi Penghambat Hubungan Kita - Pexels

Greget.co.id – Setiap orang memiliki masa lalu. Masa lalu yang beragam, bercerita masa lalu memiliki pengaruh dalam perjalanan hidup selanjutnya. Tentang perlakuan orang baru terhadapmu atau kesan baik yang kamu ciptakan di masa lalu. Kalau itu baik, kamu tentu tak akan repot menanggulanginya.

Setidakya ada momen yang membuat orang sangat ingin menutupinya entah itu pengalaman menyedihkan, menyeramkan, atau bahkan masa lalu yang kelam. Kamu pasti akan baper, tapi apa daya ketika hubungan harus dimulai dengan pilar kebohongan maka pilar itu tak akan bertahan kuat.

Coba Sampaikan dengan Tepat dan Apa Adanya

Sebuah pengakuan dan kisah kelam itu alangkah baiknya keluar dari mulutmu buka dari orang lain. Kecuali orang itu datang dari masa lalu pasanganmu yang sengaja membuat drama untuk mendapatkan keuntungan dengan melihat kesedihanmu.

Baca Juga: Hai Mantan , Haruskah Kini Kita Saling Membenci Satu Sama Lain?

Saat Kau Jujur, Kau Akan Tau Ketulusan Pasanganmu

Demi masa depan yang dibangun dengan ketulusan tanpa kekecewaan kamu yakin bisa melakukannya dengan tepat. Dengan mengetahui segala kekurangan yang kamu punya, kamu tak akan sedikitpun menyimpan kekhawatiran di dalamnya dan mencoba menjalani kehidupan dengan normal. Kurangi beban fikiranmu dengan selalu mengungkapkan kejujuran. Biarkan masa lalu berlalu dengan manis dan menjadi pelajaran.

Sedikit Maaf Darimu Cukup Obati Obati Luka yang Ada dalam Hatiku

Ketulusan maaf yang dia berikan akan membuatmu semakin kuat. Kamu memang manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Begitu naïf dan munafik. Mungkin kamu sempat mengambil keputusan yang salah, tanpa mengingat adanya aturan yang benar. Melanggar norma bahkan bukan wanita yang suci ?. ini akan menyakiti pasanganmu. Yakinkan dia dengan pengakuan jika kamu memang sudah berubah lebih baik, dan akan selalu berusaha menjadi yang terbaik untuknya.

Bukan Hanya Sekedar Menerima dan Memaafkan, Tapi Memaafkan untuk Menerima

Sulit, itu akan menjadi hal yang sangat aku pahami. Aku tak bisa memaksamu bersamaku ketika kamu hanya bisa menerimaku. Maafkan dan raih tangan hinaku menjadi sosok yang lebih baik, tuntun aku dengan ketulusan cintamu, itu hanya jika kamu tulus.

Kalau tidak, aku justru ingin kamu pergi karena sama sekali aku tak ingin menyiksamu dengan perlahan membunuh cinta yang selama ini kamu pahami. Kamu boleh kecewa, setidaknya jika memungkinkan aku sangat ingin kamu menjadi pendampingku.

Baca Juga: Siapa Sangka, 5 Hal Sederhana Ini Dapat Membuat Hubungan Kamu Langgeng

Jangan Biarkan Dirimu Larut dalam Kekecewaan, Pasti Akan Mungkin akan Membebanimu

Aku mohon jangan menyerah. Mungkin itu tangisku dalam hati. Aku akan memintamu berlapang dada dengan segala yang sudah kuceritakan, anggaplah itu kelemahanmu sebagai manusia. Pertimbangkan dengan bijak apa perjuanganku sampai saat ini bisa mendapat nilai plus di matamu?. Mungkin mimpiku menjadi sempurna tak lagi menjadi masalah, aku akan sempurna ketika bersamamu.

Pria Baik atau Wanita Baik, dan Keduanya Sangat Cocok Dipasangkan

Bukan berarti kamu harus merasa menjadi sampah. Kamu adalah manusia, dia juga manusia, memaafkan atau dimaafkan sama-sama membutuhkan niat besar. Tanpa niat yang kuat manusia yang sebenarnya tak akan tercipta. Mungkin aku bukan yang terbaik apalagi sempurna, tapi setidaknya aku akan berusaha. Aku berjanji akan berusaha, sudah cukup aku menghakimi diriku yang hanya menciptakan penyesalan dan ketidak percayaan diri.

Aku Percaya, Aku Bisa Menjadi Sosok yang Kamu Banggakan di Depan Semua Orang

Tak perlu kau menghapusnya cukup terima aku yang sekarang bukan kesalahanku yang dulu. Pribadi yang baru sudah aku persiapkan khusus buat kamu. Setidaknya kamu tau aku juga butuh waktu untuk memerangi kenyataan ini.

Baca Juga: 15 Hal Ini Hanya Dilakukan Oleh Wanita Dewasa Dalam Hubungan, Kamu Termasuk?

Berdamilah dengan masa laluku. Yakinkan aku dengan segala kekuranganku. Aku selalu berdoa kamu adalah orang yang bisa membantuku. Mengungkitnya mungkin akan menyakiti hubungan kita. Masa depan akan lebih nyaman dibanding masa lalu yang kelam itu. Aku akan mulai diam dan mendengarkan keputusanmu dengan hati tanpa pengaruh siapapun.

Written by Indira Thamarin

Wanita Sederhana Penikmat Kebudayaan Korea yang Berusaha Menjadi Manusia Seutuhnya