in ,

NASA Menunda Peluncuran Misi Pertahanan Asteroid DART, Ada Apa?

Ilustrasi seniman pesawat ruang angkasa DART NASA sebelum menabrak sistem asteroid biner Didymos. (Kredit gambar: NASA / Johns Hopkins APL / Steve Gribben)
Ilustrasi seniman pesawat ruang angkasa DART NASA sebelum menabrak sistem asteroid biner Didymos. (Kredit gambar: NASA / Johns Hopkins APL / Steve Gribben)

GREGET.co.id – NASA telah menunda peluncuran misi pertahanan planet pertamanya yang bertujuan membelokkan asteroid yang berpotensi berbahaya agar tidak bertabrakan dengan Bumi.

Dilansir tim Greget.co.id dari Space.com, misi tersebut, yang disebut Double Asteroid Redirection Test (DART).

Dimana mis tersebut akan mengirim pesawat luar angkasa untuk menguji tabrakan ke sistem asteroid biner dekat Bumi yang disebut Didymos, pada tahun 2022.

NASA mengumumkan pada 17 Februari bahwa jendela peluncuran utama tahun ini dari 21 Juli hingga Agustus. 24 bukan lagi pilihan.

Sebaliknya, badan antariksa menargetkan jendela cadangan yang dibuka 24 November dan berjalan hingga 15 Februari 2022, menurut pernyataan dari NASA.

Baca juga: Heboh, Meteor Jatuh Terlihat Jelas dan Sekilas Tampak Sangat Terang dan Berwarna Hijau

Ilustrasi Asteroid yang jatuh
Ilustrasi Asteroid yang jatuh (Unsplash/Chrish Henry)

Keputusan untuk menunda peluncuran dibuat oleh pimpinan senior Direktorat Misi Sains NASA (SMD) menyusul penilaian risiko dari jadwal proyek DART.

Penundaan peluncuran misi tidak akan memengaruhi kedatangan pesawat luar angkasa pada targetnya, yang dijadwalkan Oktober 2022, kata pejabat NASA.

Penilaian risiko baru-baru ini mengungkapkan masalah teknis dengan dua komponen utama pesawat ruang angkasa, termasuk instrumen utamanya, Didymos Reconnaissance dan Asteroid Camera for Optical-navigation (DRACO), dan Roll-Out Solar Arrays (ROSA).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *