in

Virus Corona Ternyata Sudah Bermutasi Lebih dari 6.000 Kali

ads

Associate Professor Hsu Liyang, spesialis penyakit menular di National University of Singapore’s Saw Swee Hock School of Public Health, memperingatkan agar tidak berasumsi bahwa vaksin yang ada akan terus melindungi.

Apa yang saat ini berlaku bisa jadi tidak akan sama di kemudian hari, katanya. “Kami tidak mengantisipasi virus yang masih diam. Masih banyak varian yang terus bermunculan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *